Ketiga handphone tersebut merupakan handphone-handphone kesayangan aku. Nokia Communicator 9300, Sony Ericsson K800i, dan Sony Ericsson E15i XPERIA X8. Nokia Communicator 9300 merupakan hape yang diberikan papa kepadaku. Sony Ericsson K800i dibelikan mama pada saat aku kuliah semester 3. Dan Sony Ericsson E15i XPERIA X8 yang merupakan hape terakhirku semasa kuliah dibelikan papa dan mama pada hari minggu 6 Maret 2011. Ketiga handphone tersebut selalu menemaniku di Jogja. Walaupun akhirnya hanya satu yang selalu aku bawa ke kampus. Maksudnya sih biar lebih praktis aja. Lastly, i want to say "i love my mobile phone" :D
Tuesday, 8 March 2011
Monday, 7 March 2011
XPERIA X8
Akhirnya beli hape baru juga, Minggu 6 Maret 2011. Awalnya terancam batal ni pembelian hape yang dikarenakan bermacam hal. Setelah bernegosiasi panjang dengan si mama, akhirnya diputuskan juga membeli dengan 50:50. Hape ini dibeli dengan harga Rp1.825.000 di SMS Shop pukul 20.30 tepat sebelum toko-toko pada tutup... hahahaa... :D
The 3” touchscreen of the X8 Android multimedia smartphone lets you enjoy a perfect combination of entertainment and ease-of-use. Connect through 3G or Wi-Fi. Type your messages on the virtual QWERTY keyboard. Find your way with Google Maps and GPS.
Apps and more from Android Market™
Personalise your X8 Android smartphone. Choose from more than 100 000 fun and useful applications from Android Market™. Does it get any better? Well, yes. Most apps are free for download.
A media phone with customizable corners
Music player on top? YouTube™ bottom left? Make the corners of your homescreen personal. Access the favourite apps in your touchscreen smartphone with a click: One-hand navigation made easy.
Screen
- 320 x 480 pixels (HVGA)
- 3" capacitive touchscreen
Memory
- 3" capacitive touchscreen
Memory
- Phone memory up to 128MB
- MicroSD™ support (up to 16 GB)
Networks
- MicroSD™ support (up to 16 GB)
Networks
- GSM/GPRS/EDGE 850/900/1800/1900
- UMTS/HSPA 900/2100
- UMTS/HSPA 850/1900/2100
Sizes
- UMTS/HSPA 900/2100
- UMTS/HSPA 850/1900/2100
Sizes
- 99.0 x 54.0 x 15.0 mm
- 3.9 x 2.1 x 0.6 inches
Weight
- 3.9 x 2.1 x 0.6 inches
Weight
- 104.0 gr
- 3.7 oz
- 3.7 oz
Thursday, 24 February 2011
King Boko Palace
Tema kali ini adalah perjalanan ke Ratu Boko oleh para Nawunger. Dilaksanakan hari Selasa 15 Februari 2011. Personel yang ada pada hari ini adalah Sony, Raifa, Winda, Agil, Aku, dan Vani. Seperti biasa, tempat berkumpulnya acara ini adalah di kosan Uni Raifa. Sambil menunggu beberapa orang yang belum hadir, kami memutuskan untuk makan di burjo terdekat.
Singkat cerita, para personel telah lengkap dan tepat pukul 11.00 kami sampai di Ratu Boko. Kemudian membeli tiket masuk sebesar Rp12.500 ditambah dengan kamera Rp5.000...
Perjalanan pertama di awali dengan berfoto di bagian depan banner yang terletak di dekat loket pembelian tiket masuk Ratu Boko. Banner ini menceritakan tentang apa itu Ratu Boko dan sejarah terjadinya Ratu Boko.
Kemudian mulai berjalan menaiki tangga setapak demi setapak untuk dapat memasuki bagian dalam Ratu Boko. Ini merupakan foto di bagian depan candi. Alkisah ini merupakan bagian yang paling populer dari Ratu Boko. Sering untuk dijadikan tempat foto prewedding dan foto model. Pernah juga dijadikan tempat untuk syuting film, especially "Arti Sahabat".
Setelah foto di bagian depan candi, kami mulai masuk ke bagian dalam candi. Menurut cerita setempat, ini merupakan tempat untuk menerima para tamu raja. Dan kami pun berfoto ala tamu raja, wkwkwkwk :D
Dan perjalan pun terus berlanjut hingga ke tempat pemandian putri. Entah kenapa kok gak ada airnya ya?? apalagi putrinya?? wkwkwkwk... Dan kami sempatkan untuk berfoto ala model alay :D
Dan akhirnya sampai juga di bagian paling akhir Ratu Boko. Untuk mengakhiri serangkaian acara hari ini, kami sempatkan untuk foto alay paling alay gaya band top masa kini yang paling dicintai oleh para wanita alay Indonesia, yaitu foto alay ala cinta cenat-cenut SMASH, wkwkwkwk... Dan diakhiri oleh foto gaul gaya breakdance ala "Beny D'Motion" :D
KIK iLang
Malem ini adalah jadwal untuk ujian BREVET pertama dengan tema Ketentuan Umum Perpajakan. Berangkat ke kampus bersama Rosita Augustia. Cuaca terlihat mendung kala itu dan terlihat percikan kilat di sana sini. Tak terlihat bintang dimana pun juga hingga akhirnya sampai ke kampus Fakultas Ekonomika & Bisnis Universitas Gadjah Mada.
Sesampai di kelas, diberikan secarik kertas oleh seorang instruktur pajak untuk segera diselesaikan. Awalnya sih gampang, soal demi soal terlampaui. Namun semakin lama kok semakin susah ya soalnya... hahahaa... tapi ya gimana lagi, tetep harus dikerjakan kan?? hahaaa... hingga akhirnya ujian pun kelar. Rosita pun telah nampak menunggu sendirian diluar. Duduk sendiri di bangku lantai 3 sayap barat... maaf ya nunggu lama... akhirnya kita pun segera turun dari lantai tiga untuk segera menuju ke parkiran. Kondisi saat ini sedang turun hujan dan cukup deras. Akhirnya kami pun berlarian ke parkiran. Sesampai di parkiran dengan telah mengenakan seragam lengkap berikut jas hujan, kok sepertinya ada yang aneh, KIK ku mana?? Akhirnya tertunda lah pulang kala itu. Dengan gak enak, terpaksa meninggalkan Rosita di parkiran sendirian, di bawah rintik air hujan, untuk menelusuri jejak kemana KIK ku berada. Dengan alasan, kasihan jika Rosita harus ikut bolak-balik turun dari lantai tiga yang jaraknya cukup jauh tersebut.
Dag dig dug... jantung berdetak... menelusuri jejak kemana KIK ku berada. Ku lihat kanan kiri sepanjang perjalanan gak ada juga hingga akhirnya sampai di lantai tiga. Ku masuki ruangan kelas di mana tempat ujian tadi berada, ku lihat kesana kemari, tapi tetap tak diketemukan juga. Hingga akhirnya kuputuskan untuk meninggalkan ruangan kelas tersebut dan menuju ke tempat bangku dimana Rosita menunggu aku menyelesaikan ujian brevet tadi... jeng jeng jeng... dan tak disangka-sangka ternyata KIK ku berada di laci meja tersebut. Entah bagaimana juga hal itu bisa terjadi, yang jelas aku bersukur sekali bisa berhasil menemukanya karena jadi tidak sia-sia usaha untuk mencari KIK tersebut dan meninggalkan Rosita sendirian di parkiran... THX GOD... akhirnya aku kembali ke parkiran... dan mengucapkan kata maaf untuk kedua kalinya karena telah membiarkan Rosita menunggu sendirian di parkiran, di bawah dinginya malam, diselimuti oleh kabut, dan derasnya air hujan... THX FOR ROSITA... ^.^
Monday, 21 February 2011
Untitled
Setelah mengalami banyak sekali hal yang terjadi selama masa kuliah, terutama masalah percintaan, cinta yang tak akan pernah terbalas, sepertinya ini merupakan lagu yang paling cocok buat aku...
Maliq & D'essentials - Untitled
Ketika, kurasakan sudah
Ada ruang di hatiku yang kau sentuh
Dan ketika, ku sadari sudah
Tak selalu indah cinta yang ada
Mungkin memang, ku yang harus mengerti
Bila ku bukan yang ingin kau miliki
Salahkah ku bila
Kau lah yang ada di hatiku
Adakah ku singgah di hatimu, mungkinkah kau rindukan adaku
Adakah ku sedikit di hatimu
Bila kah ku mengganggu harimu, mungkin kau tak inginkan adaku
Akankah ku sedikit di hatimu
Bila memang, ku yang harus mengerti
Mengapa cintamu tak dapat ku miliki
Salahkah ku bila
Kau lah yang ada di hatiku
Kau yang ada, di hatiku
Bila cinta kita tak kan tercipta
Ku hanya sekedar ingin tuk mengerti
Adakah diriku, oh singgah di hatimu
Dan bilakah kau tau, kau yang ada, di hatiku
Kau yang ada, di hatiku
Adakah ku, di hatimu
Ada ruang di hatiku yang kau sentuh
Dan ketika, ku sadari sudah
Tak selalu indah cinta yang ada
Mungkin memang, ku yang harus mengerti
Bila ku bukan yang ingin kau miliki
Salahkah ku bila
Kau lah yang ada di hatiku
Adakah ku singgah di hatimu, mungkinkah kau rindukan adaku
Adakah ku sedikit di hatimu
Bila kah ku mengganggu harimu, mungkin kau tak inginkan adaku
Akankah ku sedikit di hatimu
Bila memang, ku yang harus mengerti
Mengapa cintamu tak dapat ku miliki
Salahkah ku bila
Kau lah yang ada di hatiku
Kau yang ada, di hatiku
Bila cinta kita tak kan tercipta
Ku hanya sekedar ingin tuk mengerti
Adakah diriku, oh singgah di hatimu
Dan bilakah kau tau, kau yang ada, di hatiku
Kau yang ada, di hatiku
Adakah ku, di hatimu
Monday, 14 February 2011
Humor Geje
Ge = "Heh, pacarmu kok wes ganti ae??"
Je = "He'eh, mange ngopo jeh??"
Ge = "Gonta-ganti ki tapi mbok yo nggolek sing ganteng sitik!!"
Je = "Yoes ben toh, mange ngopo??"
Ge = "Isin to yo, mas mu ae gantenge koyok ngene!!"
Je = "Gantengan kunci?!!"
Ge = "Ayu-ayu ki golek pacar sing ganteng!!"
Je = "Sing ora ganteng ae due pacar, mosok sing ganteng ora due?!!"
Ge = "!!??#%^*&(*)@,/@!!!!!"
Sunday, 13 February 2011
Raminten
Ini merupakan suatu acara nongkrong tidak jelas para anak-anak Nawung. Dimotori oleh ketua EO Sony Adam Saputra, status jomblo, fakultas MIPA, Universitas Gadjah Mada. Pada kesempatan malam hari ini, yang beruntung untuk dipilih sebagai tempat nongkrong para nawungers adalah... jeng jeng jeng... tak lain dan tak bukan ialah RAMINTEN CAFE. Alasanya simpel, yaitu karena tempat ini merupakan ciri khas Jogja, selain itu ada salah satu teman kami anak sosiologi bernama Ragil Anita ingin sekali melakukan observasi pada tempat ini karena maenurut mitos legenda rakyat Jogja, Raminten merupakan salah tempat yang banyak menyimpan gay. Meskipun akhirnya hipotesis ditolak, karena setelah dilakukanya observasi, tidak nampak sama sekali para gay berkeliaran di sekitar Raminten. Mungkin ada, namun hanya di spot-spot tertentu saja... n_nv
Seperti biasa, aku memesan nasi kucing tripel dan satu es teh... wkwkwkwk... angkringan coy khas jogja ^^v... dan tentunya juga yang lain memesan sesuai dengan selera masing-masing. Sambil menunggu makanan datang, kami bermain kartu. Seperti biasa permainan ala judi mahasiswa, yaitu POKER. Dengan mengalami sedikit perdebatan mengenai aturan yang berlaku... wkwkwkwk... poker jowo atau poker internasional, akhirnya disepakati menggunakan poker internasional dan poker jowo pun gugur. Permainan pun akhirnya dijalankan, belum sampai satu permainan, makanan pun datang, akhirnya permainan dihentikan. Sempet juga diteruskan, makan sambil bermain kartu. Namun baru beberapa kali putaran, akhirnya dihentikan juga karena ternyata lebih menikmati makan daripada maen kartu :D
Nah, ini merupakan salah satu minuman pesanan si mas ketua EO, yaitu SUSU PERAWAN TANCEP. Nampak telihat sekali si Sony sedang menikmati susu perawan tancep tersebut dengan menjilati bagian atas putingnya... untung bukan susunya mbaknya... wkwkwkwk... kalok itu aku juga mau ^^v... Entah bagaimana rasanya, sepertinya memang enak kali rasa susu tersebut. Dan justru ini lah yang seringkali menaikan popularitas dari Raminten. Dari kebanyakan orang yang datang kesini, biasanya pada penasaran dengan susu tersebut dan seringkali berakhir dengan memesanya. Jadi untuk kalian yang belum pernah datang kesini, datanglah. Kalian gak akan nyesel, karena disini, kalian akan disuguhi dengan bermacam-macam masakan ala khas Jawa seperti nasi liwet... Rasanya?? maknjluzz!! ^^...
Subscribe to:
Posts (Atom)



